Home / Kemuslimahan / Kajian Kemuslimahan #3 “Menegakkan Aqidah dalam Membangun Keluarga Qur’ani”
kajian-kemuslimahan

Kajian Kemuslimahan #3 “Menegakkan Aqidah dalam Membangun Keluarga Qur’ani”

Alhamdulillah Kajian Kemuslimahan KMM Jumat kemarin berjalan dengan lancar..

Selamat menunggu Kamus 2 pekan lagi, InsyaAllah :’)

ini secuplik materi yang di sampaikan ustadzah retno..

Menikah itu 50% dari agama, tugas dan kewajiban disempurnakan dengan menikah. 50 sebelum menikah, 50 setelah menikah 😀

Menikah bukan hanya untuk keperluan pribadi, tetapi juga kepentingan agama. “tidak Ku ciptakan jin dan manusia  kecuali untuk beribadah kepadaKu”.

Berislam yang sempurna, dengan Al Qur’an dan As Sunnah sebagai pedoman. Mempersiapkan untuk berumah tangga berbasis aqidah maka yang harus dipersiapkan 50% sebelum ditambah 50% yaitu tanggung jawab terhadap diri sendiri, tanggung jawab terhadap tetangga dan lingkungan. misalnya nih.. “berapa tetangga yang sudah anda kenali ? (yang kos nih hhe),

Menjadi wanita yang mempunyai tanggung jawab terhadap anak yang akan kita didik.

kalau belum maka lengkapi dulu yang 50% sebelum menikah itu. tidak perlu memikirkan jodoh, perbaiki diri dulu.. bisa dilihat QS. Annur : 26..

Perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik(pula). 🙂

Persiapan apa untuk mempersiapkan generasi yang akan datang :

1. Mempersiapkan, memperbaiki ibadahnya, atau memperbaiki diri kita sendiri.

2. Dikiat dengan aqidah yang sama. miliki frequensi kebaikan,gelombang yang baik akan menemukan gelombang yang sama, maka tidak perlu risau dengan dengan jodoh, tapi perbaiki diri kita sendiri terlebih dahulu.

“seorang perempuan mengeluh kepada Rosulullah karena tidak senang melihat wajah suaminya, bukan karena ibadahnya tetapi karena tidak ada sregnya, dan Rosulullah mengizinkan untuk tidak dilanjutkan.

Aspek yang mana saja yang perlu diperbaiki ?

– Pola berfikir secara islam dengan belajar dari Al Qur’an dan Sunnah. Yaitu dengan rasa keimanan yang kuat (rasa ikhlas, tidak gampang marah, tidak gampang sakit hati, membuat persoalan tidak secara serius). Pola fikir, hubungan kita dengan Allah dan hubungan dengan manusia.

– Selalu berfikir positif, dilihat list – list hal yang positif terhadap teman, lingkungan dan lain – lain, untuk mencairkan suasana.

– Ketika mengalami persolan yang berat adalah dengan cara membandingkan nikmat Allah yang sangat banyak dengan persoalan yang kita hadapi. Banyakan yang mana ? itulah pola fikir yang baik.

3. Tanggung jawab rumah tangga adalah mempersiapkan generasi yang baik, rumah tangga yang baik dan masyarakat yang baik.

4. Lihatlah bagaimana islam mengatur urusan rumah tangga dan urusan hidup maka aturlah pola fikir hidup kita dengan islam, masukkan sesuatu yang baik kedalam jiwa dan pola fikir kita.

5. Memiliki hubungan baik dengan siapapun.

Hal tersulit dalam generasi muda adalah, “mengendalikan nafsu”.

Menikah di anjurkan jika : Tidak bisa menahan, sudah berfikir dewasa, dan memiliki tanggung jawab.

*semoga bermanfaat*

*selamatBerkajian-kajianRia ^_^

About Rubrik Muslimah Al-Musthofa


Fatal error: Uncaught Exception: 190: Error validating application. Application has been deleted. (190) thrown in /home/kmmuny/public_html/wp-content/plugins/seo-facebook-comments/facebook/base_facebook.php on line 1273